Jumat, 24 Agustus 2018

Essay

" Peran Pemuda Pertanian Dalam Membangun Ekonomi Bangsa di Era Revolusi Industri 4.0"

        Saat ini, kita hidup di era Revolusi Industri Keempat. Era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan, era super komputer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi, dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, politik, bahkan membuka perdebatan atas definisi manusia itu sendiri.
pertanian adalah pondasi dasar ekonomi bangsa, dengan pembangunan pertanian yang baik akan berimbas pada perekonomian yang stabil. Pembangunan pertanian terhadap perekonomian suatu bangsa adalah berbanding lurus. Suatu bangsa dapat dikatakan menjadi bangsa yang maju apabila seluruh kebutuhan primer rakyatnya terpenuhi yaitu pangan.

         Banyak orang yang beranggapan bahwa pertanian itu identik dengan pekerjaan orang tua yang harus selalu berkotor-kotoran dengan lumpur, menanam dan memanen secara manual serta untungnya yang sedikit. Dari cerita tentang profil petani yang ada di Indonesia, petani seringkali tidak berdaya dan sering diberdayakan melalui beberapa program baik dari pemerintah maupun pihak swasta. Belum lagi apabila muncul permasalahan terkait kekeringan, cuaca yang tidak menentu, ketersediaan bibit dan pupuk yang mulai langka serta berbagai serangan hama penyakit lainnya yang berimbas pada gagalnya panen. Segala permasalahan yang dialami petani dalam usaha taninya dan bidang pertanian dalam konteks pembangunannya, setidaknya dapat dicarikan jalan keluar. Untuk penyelesaian masalah ini, peran pemuda sebagai generasi penerus sektor pertanian sangatlah dibutuhkan.
        Pada saat yang sama produksi pertanian menyediakan industri kedua dan ketiga dengan bahan mental dan sumber daya keuangan, dimana kedua hal ini merupakan pondasi utama suatu bangsa. Dalam bidang pertanian, teknologi digital bisa dimanfaatkan selama proses on farm dan off farm. Teknologi mobile juga dapat digunakan inovasi pertanian. Ini bertujuan untuk meningkatkan peluang bagi petani dalam mengakses informasi tentang komoditas pertanian melalui layanan informasi tentang komoditas pertanian. Layanan informasi berbasis mobile diperlukan pada saat petani membutuhkan informasi pertanian yang cepat. Sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk mengetahuinya, terutama tentang komoditas seperti harga bibit dan ketersediaan pupuk, harga komoditas di pasar, luas tanaman komoditas, prediksi masa panen dan sarana untuk mengumpulkan kelompok tani. Potensi sistem pertanian digital memiliki peluang besar untuk meningkatkan semangatdan kreativitas anak muda menggeluti bidang pertanian yang selama ini mulai menurun. Jika berbicara tentang pemuda maka tak lepas dari mahasiswa. Mahasiswa mempunyai peranan yang sangat besar dalam mengembangkan dunia pertanian, sebab antara teori yang telah dipelajarinya dan praktek haruslah berjalan beriringan. Salah satu peran mahasiswa pertanian dalam revitalisasi pertanian adalah melakukan riset untuk menghasilkan rekayasa teknologi maupun kelembagaan yang dapat mendukung pembangunan pertanian yang dapat memberdayakan petani serta menyokong ekonomi pertanian. Mahasiswa pertanian dituntut untuk dapat menyelesaikan masalah pertanian dengan ilmu yang dimilikinya, membantu percepatan pembangunan pertanian dengan melakukan pendampingan dan penyuluhan yang bermanfaat bagi para petani, mengenalkan kepada petani dengan teknologi bertani yang moderen serta melakukan advokasi-advokasi pertanian yang bisa membantu menyejahterakan petani.

         Dalam proses on farm aplikasi digital dapat diterapkan untuk mengontrol tanaman dari jarak jauh, sehingga proses pengawasan dapat dilakukan dengan waktu yang tidak terbatas dan mampu meningkatkan hasil panen 100 persen. Sistem pertanian berbasis IT dapat digunakan untuk mengawasi dan mengetahui kebutuhan tanaman. Sistem informasi dapat mengirimkan pesan singkat yang dikirimkan oleh aplikasi atau melihat langsung lokasi pertanian dengan kamera CCTV. Terlebih dengan adanya teknologi kamera drone, pengontrolan terhadap landscape lahan-lahan pertanian semakin mudah dilakukan. sektor pertanian memang sangat berpengaruh terhadappembangunan ekonomi suatu bangsa. di era revolusi 4.0 ini pemuda pertanian sangatlah berperan dalam pembangunan ekonomi bangsa. 
          sektor pertanian masih tetap sebagai penyerap tenaga kerja, sehingga akselerasi pembangunan sektor pertanian akan membantu mengatasi masalah pengangguran. sektor pertanian merupakan penopang utama perekonomian desa dimana sebagian besar penduduk berada. oleh karena itu, akselerasi pembangunan pertanian paling tepat untuk mendorong perekonomian desa dalam rangka meningkatkan pendapatan sebagian besar penduduk Indonesian dan sekaligus pengentasan kemiskinan. sektor pertanian sebagai penghasil makanan pokok penduduk, sehingga dengan akselersi pembangunan pertanian maka penyediaan pangan dapat terjamin (simatupang.1997).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar